Lulusan S1 Teknik Sipil, Teknik Pengelolaan Sumber Daya Air dan Teknik Lingkungan
Fresh graduate dipersilakan melamar; pengalaman 1-3 tahun di proyek infrastruktur (Sipil/Sumber Daya Air) menjadi nilai tambah.
IPK Minimal 3.00 skala 4.00.
Memiliki pemahaman kuat terkait struktur, mekanika tanah, struktur beton/baja, dan hidrologi (khususnya untuk QC/QA).
Mahir mengoperasikan AutoCAD, Civil 3D, Revit, Navisworks, dan memahami alur kerja BIM (ISO 19650).
Memiliki kemampuan analitis, penyelesaian masalah, dan komunikasi yang baik.
Bersedia ditempatkan di Jakarta dan Balikpapan (Tugas dinas)
Soft Skills :
Teliti dalam membuat model, memeriksa dimensi, dan memastikan akurasi data.
Mampu menganalisis model dan mengidentifikasi potensi benturan antar elemen konstruksi.
Mampu mencari solusi terhadap permasalahan teknis dan ketidaksesuaian desain.
Mampu berkoordinasi dengan tim Engineering, arsitek, kontraktor, dan disiplin MEP.
Cepat mempelajari perangkat lunak, teknologi BIM, dan standar pemodelan baru.
Technical Skills :
Memahami dasar pemodelan 3D menggunakan Autodesk Revit, Civil 3D, atau Tekla Structures.
Memahami proses deteksi benturan dan koordinasi model menggunakan Autodesk Navisworks.
Memahami ekstraksi volume material dan penyusunan Bill of Quantities dari model BIM.
Memahami integrasi model 3D dengan jadwal proyek, Master Schedule, atau Kurva-S.
Memahami pengelolaan Common Data Environment (CDE), Level of Development (LOD), serta pembaruan model As-Built.
Membuat dan mengembangkan model 3D berdasarkan dokumen Detailed Engineering Design (DED) untuk infrastruktur jalan, bendungan, perumahan, hingga utilitas MEP menggunakan software seperti Civil 3D, Revit, atau Tekla.
Melakukan Clash Detection (analisis benturan antar elemen struktur dan utilitas) menggunakan Navisworks sebelum gambar kerja ( Shop Drawing ) diterbitkan.
Mengekstraksi data Bill of Quantities (BoQ) atau volume material secara langsung dari model BIM untuk kebutuhan estimasi biaya dan kontrol budget.
Menerapkan dimensi 4D (penjadwalan proyek) dengan menghubungkan model 3D dengan Kurva-S/Master Schedule untuk simulasi visual tahapan konstruksi.
Mengelola Common Data Environment (CDE) sebagai platform kolaborasi sentral antara tim Engineering, kontraktor, dan manajemen.
Memastikan Level of Development (LOD) dari model yang dibuat sesuai dengan persyaratan kontrak pada setiap fase (perencanaan, konstruksi, hingga As-Built).
Menyusun dan memperbarui model As-Built BIM berdasarkan perubahan aktual di lapangan (Field Request) untuk diserahkan sebagai aset digital (Digital Twin) pengelola fasilitas.
Membantu tim lapangan dengan menyajikan visualisasi metode kerja dan detail sambungan yang kompleks (contoh: detail penulangan pada spillway bendungan atau struktur dermaga).