Kebiasaan Buruk Generasi Milenial di Tempat Kerja

(Sumber Gambar: https://img.okeinfo.net/content/2018/12/14/65/1991191/cara-networking-ala-generasi-milenial-Gg7Yu6YMnf.jpeg)

Bandung ITB Career Center – Generasi milenial memiliki beberapa kelebihan dan kekurangan dibandingkan dengan generasi lainnya. Generasi ini disebut-sebut sebagai generasi yang paling maju akan teknologi, tetapi diperkirakan juga sebagai generasi paling malas. Selain itu, generasi milenial dikenal memiliki beberapa kebiasaan buruk saat di tempat kerja, mereka terlihat egois, gemar menuntut dan kecanduan teknologi.

Apakah stereotipe seperti itu benar? Seperti yang dikutip dari entrepreneur.com, tentu tidak semua generasi milenial seperti itu. Ttetapi, banyak generasi milenial yang memiliki sifat negatif seperti itu terbentuk dari lingkungan. Berikut adalah beberapa sifat negatif generasi milenial di tempat kerja yang perlu kita ketahui, agar dapat meminimalisir atau mengubahnya menjadi lebih baik.

  • Terlalu menuntut

Generasi milenial memiliki kebiasaan menuntut dan mengatur apa yang harusnya didapatkan oleh dirinya dari perusahaan. Tentu terlalu banyak menuntu merupakan hal yang tidak baik. Jika kita berpikir ada beberapa hal yang seharusnya kita dapatkan dengan kemampuan yang kita miliki, kita bisa saja meminta dibandingkan menuntut. Mengajukan permintaan akan lebih sopan dan perusahaan akan memberikan feedback yang baik pula.

  • Terlalu percaya diri

Percaya diri adalah hal yang baik, apalagi percaya diri dalam menghadapi dunia kerja, tetapi terlalu percaya diri malah akan merusak reputasi kita. Sifat terlalu percaya diri ini yang seringkali dimiliki oleh generasi milenial. Apalagi, generasi milenial cenderung melebih-lebihkan kemampuan dan pengetahuan mereka di tempat kerja. Hal ini terkadang menyinggung senior-senior yang sudah memiliki pengalaman lebih banyak dibandingkan generasi milenial sebagai anak baru.

Hal yang dapat kita lakukan adalah rendah hati. Kita menjaga kepercayaan diri kita sewajarnya, tidak usah melebih-lebihkan dan lebih menghormati yang senior. Karena tentu pengalaman mereka lebih banyak dibandingkan teori yang kita pelajari.

  • Lebih banyak berbicara dan kurang mendengarkan

Kebiasaan buruk ini sebenarnya tidak hanya ada di generasi milenial, tetapi hampir semua generasi. Beberapa orang lebih senang berbicara dibandingkan mendengarkan. Hal ini menunjukan sebagai pribadi yang egois. Apalagi jika yang kita katakan adalah hal-hal yang ‘kosong’.

Ada baiknya jika kita berbicara seperlunya dan mencoba mendengarkan orang lain lebih banyak. Apalagi jika kita adalah karyawan baru, jangan memberikan kesan negatif sejak awal. Kita dapat lebih banyak mendengarkan, terutama senior, untuk mengambil banyak pengetahuan dari mereka mengenai temapt kerja kita. Dan ini memberikan kita keuntungan sendiri.

Kebiasaan-kebiasaan buruk dapat kita ubah perlahan demi pribadi yang lebih baik. Lebih baik kita menonjolkan sisi positif, seperti keahlian kita dalam bidang teknologi sebagai generasi milenial. Selain itu, tonjolkan semangat muda dan pantang menyerah yang sering melekat pada generasi milenial. (Mar)

 

 



Komentar



Frequently asked questions
Mengapa saya tidak bisa login?

Saya lupa username/password, Saya sudah menggunakan fitur "forgot password", mengapa saya masih gagal login juga?

Setelah registrasi saya telah melakukan verifikasi email tapi saya masih belum dapat melakukan login. Apa yang kurang?

More