Berhenti Menjadi Karyawan dan Miliki Bisnis Sendiri

(Sumber Gambar : https://s3-ap-southeast-1.amazonaws.com/jurnal-blog-assets/wp-content/uploads/2018/11/14115411/Jurnal_Blog_Cara_Memulai_Bisnis_dengan_7_Langkah_Tepat-01.jpg)

Bandung, ITB Career Center – Hampir semua entrepreneur bermula sebagai seorang karyawan sebelum ia membangun bisnisnya sendiri. Banyak karyawan yang memang berkeinginan untuk memiliki perusahaan sendiri setelah sekian lama bekerja untuk orang lain. Penelitian yang ada memperkirakan, lima dari sembilan karyawan ingin memulai bisnis mereka sendiri.          

Seperti yang dikutip dari inc.com, untuk bertransformasi menjadi entrepreneur, ada beberapa hal yang harus kita pikirkan, yaitu waktu, pengetahuan dan rencana. Jika kita sudah merasa siap untuk membangun bisnis sendiri, ada beberapa tips yang dapat membantu kita mempersiapkannya.

  • Berpikir sebelum keluar bekerja

Butuh waktu untuk memulai bisnis, hal ini yang harus dipikirkan, apakah kita harus berhenti dari pekerjaan kita saat ini atau tidak. Beberapa bisnis dapat sukses dalam waktu singkat, tetapi tidak semua bisnis langsung berhasil.

Tujuan kita berhenti menjadi karyawan adalah agar fokus membangun bisnis. Namun jika kita masih membutuhkan pemasukan, mau tidak mau kita harus tetap bekerja. Dengan begitu kita dapat mulai merintis bisnis, sekaligus tetap mendapatkan pemasukan untuk bertahan hidup sebelum bisnis kita stabil.

  • Siapkan Tabungan

Jika kita memilih untuk keluar dari pekerjaan sebagai karyawan dan fokus penuh untuk membangun bisnis, kita harus mempersiapkan uang yang cukup untuk kebutuhan hidup. Jadi, ada baiknya kita memiliki tabungan dari gaji yang kita miliki sebagai karyawan sebelumnya.

Yang perlu diperhatikan sebagai seorang entrepreneur adalah mengantisipasi perjalanan bisnis yang tidak selalu untung. Apalagi untuk menjalankan bisnis kita membutuhkan modal awal. Jadi kita harus persiapkan tabungan yang cukup.

  • Tetapkan tujuan jangka pendek dan jangka panjang

Selama masa transisi dari karyawan menjadi entrepreuner kita harus menentukan tujuan jangka pendek dan jangka panjang. Setelah menentukan tujuan, kita dapat fokus menentukan tujuan atau target tersebut. Kita dapat membuat kalender bisnis dan pemasaran. Hal ini berguna agar kita tetap termotivasi dan membantu tetap fokus pada tujuan.

  • Bersiaplah untuk stres

Tekanan yang kita hadapi dalam membangun sebuah bisnis lebih besar dibandingkan saat kita menjadi seorang karyawan. Banyak hal yang harus dipikirkan sebagai pimpinan. Kita harus memperhatikan penjualan, promosi, pelanggan, keuangan dan lainya. Ketika bisnis yang kita jalani berkembang pesat, pemasalahan yang muncul pun akan lebih besar, hal ini terkadang membuat kita stres. Maka dibutuhkan kesiapan mental untuk mengadapi hal ini.

Menjadi entrepreneur yang sukses merupakan impian setiap orang. Tetapi, untuk memiliki bisnis yang sukses perlu perjuangan dalam menghadapi setiap rintangan yang ada. Walaupun transisi dari seorang karyawan menjadi entrepreneur tidak mudah, dibalik itu semua, dengan ketekunan, kita pasti akan mendapat hasil yang akan mengubah kehidupan kita kelak. (Mar)



Komentar



Frequently asked questions
Mengapa saya tidak bisa login?

Saya lupa username/password, Saya sudah menggunakan fitur "forgot password", mengapa saya masih gagal login juga?

Setelah registrasi saya telah melakukan verifikasi email tapi saya masih belum dapat melakukan login. Apa yang kurang?

More