Bangun Personal Branding di Era Teknologi Informasi

(Sumber Gambar : 

 

Bandung, ITB Career CenterDalam buku Manajemen Pemasaran karya Phillip Kotler, branding adalah nama, istilah, tanda, simbol, atau rancangan, atau kombinasi dari semuanya, yang dimaksudkan untuk mengidentifikasikan barang atau jasa atau kelompok penjual dan untuk membedakan (memiliki ciri khas) dari barang atau jasa lain.

Tidak hanya untuk barang, seseorang pun dapat membranding dirinya sendiri. Membangun personal branding artinya bagaimana kita memberikan suatu nilai pada diri dan seperti apa nama kita akan dikenal oleh masyarakat. Seperti yang dikutip dari inc.com, seorang Founder dari Digital Press, Nicolas Cole memberikan langkah-langkah yang benar bagi seseorang dalam membangun personal branding.

1. Tentukan Kelebihan Diri

Hal pertama yang dilakukan untuk membangun personal branding adalah memilih hal apa yang kamu sukai lalu temukan apa yang menjadi kelebihan dari diri kita. Gali potensi diri dan asah potensi tersebut agar dapat menjadi yang terbaik dalam bidang yang kita pilih.Misalnya, jika kita seorang pelukis dan ingin dikenal sebagai pelukis handal, maka fokus akan hal tersebut.

Buatlah orang lain mengenal kita berdasarkan apa yang kita inginkan. Untuk itu, kita harus melakukannya dengan komitmen yang tinggi. Kelebihan diri ini yang dapat ditonjolkan untuk membangun personal branding.

2. Temukan platform

Untuk membangun branding, kita dapat memilih media apa yang ingin digunakan. Tentukan platform yang tepat sesuai dengan bidang yang akan kita tonjolkan. Misalnya, seorang motivator dapat mempergunakan media sosial untuk menulis motivasi, atau membuat video motivasi.

Membranding diri melalui media sosial merupakan hal yang wajib dilakukan di era teknologi informasi seperti ini. Dapat dikatakan, seseorang dapat dinilai dari media sosial yang ia miliki.

Tidak hanya media sosial, website pun dapat digunakan untuk membangun branding. Di sana dapat dimunculkan informasi detail mengenai diri, dimulai dari pekerjaan, pemikiran-pemikiran tentang berbagai hal hingga memunculkan karya-karya.

3. Berkolaborasi

Kita bisa membangung personal branding ini dengan bantuan orang lain. Temukan orang-orang atau komunitas yang memiliki tujuan yang sama dengan kita. Jika kita seorang penyanyi, maka mulailah membuat video sebuah berkolaborasi bernyanyi bersama. Jangan lupa untuk memasukannya ke media sosial dan website. Dari sini kita akan menambah relasi dan teman untuk berproses.

Tiga hal tersebut merupakan langkah sederhana seseorang agar memiliki branding. Tanpa disadari, personal branding ini akan membantu kita dalam mencari pekerjaan. Dengan pekembangan media sosial yang begitu pesat, salah satu cara perusahaan mengenal calon pelamar adalah menganalisis media sosial pelamarnya. Di sana perusahaan akan menilai bagaimana personal branding yang kita bangun melalui media sosial kita. Semakin baik personal branding yang ditampilkan, semakin mudah pula untuk meyakinkan perusahaan. (MAR)



Komentar



Return to previous page Total view : 600
Frequently asked questions
Mengapa saya tidak bisa login?

Saya lupa username/password, Saya sudah menggunakan fitur "forgot password", mengapa saya masih gagal login juga?

Setelah registrasi saya telah melakukan verifikasi email tapi saya masih belum dapat melakukan login. Apa yang kurang?

More
Career Tips