Tingkatkan Kerjasama dengan Perguruan Tinggi, ABB Kembali Beri Kesempatan Magang dan Beasiswa untuk Mahasiswa ITB

Bandung, ITB Career Center - Pada pembukaan ABB's Attraction Event, Yuli Indartono, Direktur Pendidikan ITB mengatakan bahwa magang atau internship menjadi salah satu program yang penting dalam dunia pendidikan. 

"Dunia industri telah berubah secara signifikan. Karenanya, engagement dan kerjasama antara institusi pendidikan dan perusahaan menjadi penting. Dengan mengikuti internship, mahasiswa akan mendapatkan pengetahuan terkait kerja praktik di lapangan dengan lingkungan industri yang terus mengikuti zaman," tuturnya saat membuka ABB's Attraction Event di Gedung CRCS ITB, Jumat.

Dalam kesempatan yang sama, President Direktur ABB Indonesia, Michel Burtin menyatakan sependapat dengan hal tersebut. Ia mengatakan bahwa revolusi industri 4.0 berkembang sangat cepat dan menjadi bukti bahwa teknologi merupakan aspek yang penting dalam hidup manusia.

"Sebagai seorang engineer kalian akan mengerti bagaimana berinovasi dan memberikan suggestion untuk perkembangan yang lebih baik. Teknologi merupakan aspek yang penting dalam hidup kita, inovasi mengikuti untuk menggerakkan dunia tanpa perlu merusak bumi. Untuk meningkatkan potensi kalian di era industri 4.0, kalian bisa bergabung dengan kami di ABB," ungkapnya.

Fifi Familianti, Talent Partner ABB Indonesia menyatakan bahwa mahasiswa-mahasiswa ITB memiliki kesempatan untuk berkarir di ABB lewat program GEP.

"Graduate Engineering Program (GEP) ABB ini dibuka hingga Desember 2018. Kita ingin cari future leader, dimana kelak, teman-teman disinilah yang akan menduduki level managerial di ABB," ajaknya.

Tak hanya membuka kesempatan bagi engineer untuk berkiprah di teknikal, Fifi mengaku bahwa program ini akan mengajak teman-teman untuk berkecimpung di managerial dan sales.

Selain GEP, ABB turut memberikan foundation bagi mahasiswa elektro untuk 5 tahun lewat ABB Jürgen Dormann Foundation. Tahun ini, Fifi menuturkan bahwa beasiswa ini akan diberikan kepada 3 orang saja.

"Kita ada 16 partner universitas, dan di Indonesia kita pilih ITB. Tahun ini, kita hanya akan berikan foundation ini untuk 3 orang saja. Apa saja yang di-cover? Semua, dari biaya tempat tinggal, uang laptop, extracuricullar, biaya internet, uang spp, dan itu totalnya setiap tahun berkisar 60 juta, kami bayarkan sampai lulus. Proses screening-nya akan dilakukan pada 28-29 November tahun ini," ungkapnya. (fulca veda)



Komentar



Return to previous page Total view : 660
Frequently asked questions
Mengapa saya tidak bisa login?

Saya lupa username/password, Saya sudah menggunakan fitur "forgot password", mengapa saya masih gagal login juga?

Setelah registrasi saya telah melakukan verifikasi email tapi saya masih belum dapat melakukan login. Apa yang kurang?

More