Mengenal Sosok Primandaru Widjaya, Project Manager di Departemen People Shopee Indonesia

“.....mahasiswa harus bisa memperluas relasi, mengobrol dengan banyak orang, dan mencari tahu ada peluang apa di luar sana tanpa melupakan investasi waktu untuk keluarga.”


Nama Shopee Indonesia tentu tidak asing terdengar di telinga, apalagi bagi kalian yang gemar berbelanja online. Shopee merupakan salah satu tempat jual beli online di Asia Tenggara yang telah memiliki jutaan pengguna di seluruh Indonesia. Kesuksesan Shopee dalam perjalanannya tentu tidak terlepas dari peran orang-orang hebat di dalamnya. Primandaru Widjaya adalah salah satu orang yang turut berperan besar dalam menyukseskan perjalanan Shopee Indonesia.

 

Prima, begitu biasanya ia disapa merupakan alumni Institut Teknologi Bandung (ITB) tahun 2008 program studi teknik kimia, sebuah jurusan di bawah Fakultas Teknik Industri. Perjalanan kariernya di Shopee dimulai pada bulan September tahun 2016, di mana saat itu Shopee baru memiliki 300 orang karyawan. Pada awal kariernya di Shopee, Prima bekerja di departemen operations yang mengelola banyak proyek, salah satunya adalah telephony system. Prima juga merupakan salah satu orang yang menginisiasi customer service Shopee untuk bekerja 7 hari 24 jam.

 

Namun, Shopee bukanlah perusahaan pertama dalam perjalanan karier pria yang juga sempat menekuni bisnis kuliner ini. Setelah lulus dari ITB pada tahun 2012, Prima bekerja di salah satu perusahaan consumer goods yaitu P&G Jepang. Dirinya juga sempat tinggal di negeri sakura selama sekitar satu tahun, kemudian kembali ke Indonesia dan menjadi salah satu tim perintis pabrik P&G di Indonesia. Setelah belajar banyak mengenai project management di P&G selama tiga tahun, Prima mencoba bekerja di Zalora untuk divisi operations development and support. Dari situlah ia mengenal dunia e-commerce.

 

Kini, pria yang senang menghabiskan waktu luang dengan bermain bersama buah hatinya ini bekerja di departemen people Shopee Indonesia. Sehari-harinya Prima mengurus hal-hal yang berkaitan dengan benefit karyawan, meninjau skema cuti, mengurus hal terkait fasilitas kantor, dan lain sebagainya. Prima dan tim juga memiliki rencana untuk membuat newsletter bulanan Shopee Indonesia. Ke depannya, Prima ingin berfokus pada pengembangan sumber daya manusia.

 

Sewaktu kuliah, Prima aktif mengikuti berbagai kompetisi, salah satunya adalah P&G ASEAN Business Challenge pada tahun 2010. Ia juga senang mengobrol dan menjalin relasi dengan banyak orang. Belajar dan tidur di laboratorium seakan sudah menjadi makanan sehari-hari mahasiswa teknik kimia, tetapi pengalaman tersebutlah yang selalu dikenang Prima hingga kini. Sebagai seorang mahasiswa teknik kimia, berkecimpung di dunia e-commerce merupakan hal yang tidak pernah terbesit sebelumnya di benak Prima.

 

Ia berkata bahwa ilmu teknik kimianya memang tidak relevan dengan pekerjaannya saat ini. Namun, proses berpikir teknik kimia yang ia dapat sewaktu kuliah sangatlah berguna dan relevan hingga sekarang. Baginya, teknik kimia merupakan sebuah proses engineering di mana kita bisa merangkai proses dari awal hingga akhir sebagai satu kesatuan proyek. Pada akhirnya, kita bisa menghasilkan output yang diminta.

 

Hal tersebut yang membuat Prima semakin yakin bahwa kuliah adalah proses pembentukan pola pikir. Pola pikir yang harus dimiliki dan dikembangkan mahasiswa adalah kritis, terbuka, mau dikritik, siap menerima tantangan, dan tidak mudah menyerah. Semuanya akan berguna untuk menjalani perkuliahan dan tentunya sebagai bekal dalam menghadapi dunia kerja. Selain memiliki pola pikir tersebut, beberapa keterampilan lain yang harus dimiliki oleh mahasiswa adalah kerja sama dalam tim dan berkomunikasi. Tanpa keterampilan tersebut, mereka akan sulit menghadapi dunia kerja beserta dinamika di dalamnya karena hampir semua produk atau output yang dihasilkan di dunia kerja merupakan hasil kerja tim.

 

Untuk itu, tugas-tugas yang diberikan sewaktu kuliah harus bisa memfasilitasi kebutuhan tersebut, contohnya saat dosen memberikan tugas yang harus diselesaikan secara berkelompok. Mahasiswa harus bisa memanfaatkan waktu tersebut untuk belajar bekerja sama dengan anggota kelompok lain, belajar brainstorming, menyampaikan dan menerima pendapat, dan lain sebagainya. Di situlah peran penting perkuliahan dalam menyiapkan soft skill mahasiswanya.

 

Pria yang sangat mengidolakan kedua orang tua, istri, dan pastornya ini berpesan bahwa mahasiswa harus bisa memperluas relasi, mengobrol dengan banyak orang, dan mencari tahu ada peluang apa di luar sana tanpa melupakan investasi waktu untuk keluarga. Prima percaya bahwa orang-orang produktif di kantor selalu bisa membagi waktunya untuk keluarga. Pria yang berprinsip bahwa kita harus selalu bangkit dari kegagalan ini juga menyarankan mahasiswa untuk sering membaca buku-buku kepemimpinan dan buku terkait komunikasi. Dengan melakukan berbagai hal positif tersebut, bekal untuk menghadapi dunia kerja sedikit demi sedikit akan terpenuhi.



Komentar



Return to previous page Total view : 256
Frequently asked questions
Mengapa saya tidak bisa login?

Saya lupa username/password, Saya sudah menggunakan fitur "forgot password", mengapa saya masih gagal login juga?

Setelah registrasi saya telah melakukan verifikasi email tapi saya masih belum dapat melakukan login. Apa yang kurang?

More