Butuh 8000 Engineer, IMIP Lakukan Rekrutmen Guna Alih Teknologi dan Keahlian

Bandung, ITB Career Center – Guna alih keahlian dan teknologi, Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) membuka rekrutmen untuk penuhi kebutuhan 8000 engineer di Morowali, Sulawesi Tengah.

Achmanto Mendatu, HR Manager IMIP mengatakan bahwa perekrutan engineer ini dikarenakan mayoritas tenaga ahli di perusahaan Indonesia Morowali Industrial Park adalah tenaga kerja asing (TKA) dari Tiongkok.

 

Kandidat pelamar posisi engineering PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) saat menghadiri pemaparan company profile di Ruang 9211 GKU Timur ITB, Kamis (6/9/2018). (Dok. ITB Career Center)

“Kami butuh engineer muda Indonesia karena tenaga ahli di perusahaan Kami mayoritasnya masih dipegang teman-teman dari Tiongkok. Kami berharap ada alih keahlian dan teknologi ke teman-teman asli Indonesia. Karena Kami adalah perusahaan smelting mineral, jadi Kami cari kandidat yang pas untuk bidang kelistrikan, mesin, dan metalurgi guna meng-cover kinerja dan produksi di perusahaan,” ungkapnya.

Sulitnya mencari tenaga kerja dalam negeri yang mau bekerja di pedalaman, menjadi salah satu alasan Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) untuk mempekerjakan banyak tenaga kerja asing (TKA) dari Tiongkok. Meski begitu, Datu, sapaan akrabnya, mengaku optimis akan mendapatkan talent-talent terbaik dari ITB untuk mau bekerja di perusahaan smelter nikel dan baja terbesar di dunia ini.

“Kami cukup dikenal di mata orang yang melek politik, karena Kami kerap diisukan dengan persoalan TKA Tiongkok. Di luar cukup sering dihembuskan, TKA selalu diangkat menjadi isu, padahal disana tidak ada apa-apa, aman saja. Kami lihat dari diri sendiri, Kami tidak cukup yakin perusahaan IMIP cukup dikenal dimata para freshgraduate mengingat jauhnya jarak dan lokasi perusahaan Kami yang termasuk di pedalaman Sulawesi,” ujarnya.

 

Achmanto Mendatu, HR Manager Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) ketika diwawancarai usai proses interview rekrutmen posisi engineer, di Ruang Meeting ITB Career Center. (Dok. ITB Career Center)

“Karnanya, saat membuka rekrutmen di ITB, kami hanya pesan 100 kursi saja. Ternyata melebihi ekspektasi, sampai harus dua kali presentasi (karena kelas full, red). Di UGM pun ketika jobfair ternyata banyak yang antusias. Campus hiring merupakan langkah Kami untuk memperkenalkan perusahaan. Kami berharap bisa bekerjasama lebih baik di ITB. Kalau target 8000 engineer tidak terpenuhi dalam proses ini, maka Kami akan menjalin kerjasama dengan jurusannya langsung, jadi yang belom lulus juga bisa bekerja disana. Misalnya, Kami baru saja bertemu pejabat di Jurusan Metalurgi ITB untuk ajak mahasiswanya mempertimbangkan join di perusahaan Kami,” lanjutnya.

Datu mengungkapkan, dengan teknologi paling mutakhir di dunia, IMIP menjadi satu-satunya produsen di Indonesia yang mampu mengerjakan semua rangkaian produksi dari ore hingga stainless steel. Transformasi teknologi yang serba cepat mengharuskan perusahaan tersebut untuk beralih pada kultur industri modern. Datu tidak memungkiri bahwa diperlukan peralihan teknologi dari tenaga ahli Tiongkok ke tenaga kerja dalam negeri.

“Etos kerja teman-teman dari Tiongkok jelas tinggi sekali, mereka pekerja keras. Meskipun IMIP terbilang masih baru, sebagai orang Indonesia, saya melihat perusahaan mampu memberikan kesempatan karir yang bagus untuk transfer ilmu. Sekali lagi, saya tidak bilang tenaga kerja dalam negeri harus mengikuti kultur Tiongkok, tapi harus mengikuti kultur kerja industri modern. Kultur industri modern itu kan serba cepat, kalau ga cepat ya tertinggal. Ini bukan perkara Tiongkok, atau sentiment kultural. Ini hanya kebetulan saja bahwa investasi perusahaannya dari Tiongkok. Karir di sini akan sustain, sesuai dengan tradisi anak muda yang ingin berkarya di industri modern,”paparnya. (fv)



Komentar



Return to previous page Total view : 1242
Frequently asked questions
Mengapa saya tidak bisa login?

Saya lupa username/password, Saya sudah menggunakan fitur "forgot password", mengapa saya masih gagal login juga?

Setelah registrasi saya telah melakukan verifikasi email tapi saya masih belum dapat melakukan login. Apa yang kurang?

More