DBT Batch 3, Transformasi Bank Danamon Temukan Leader Perbankan

Bandung, ITB Career Center ̶ Beralihnya kepemilikan saham Temasek ke MUFG sebagai major shareholder telah membuat Bank Danamon bertransformasi secara progresif menjadi bank raksasa di Indonesia.

Head of Organization Development and Talent Management Bank Danamon, Mayza Dewianti mengatakan bahwa transformasi Bank Danamon tersebut membutuhkan leader yang kompeten dalam hal perbankan dan manajemennya.

“Riset menemukan bahwa diberbagai bank saat ini sedang kesulitan menemukan leader. Misal salah satu head kita resign, sementara project kita harus jalan, kadang kita tidak punya kandidat yang pas. Kita menemukan ada gap yang nyata antara kebutuhan nasabah dengan kemampuan kerja perbankan yang tradisional. Jadinya kita talent war dengan cari kandidat experienced dari luar. Hire kandidat berpengalaman dari luar kan beresiko, belum tentu ketika masuk bisa catch up dengan kebutuhan dan kultur lingkungan kerja di Danamon,” ungkapnya.

 

Sebanyak 25 kandidat dari berbagai universitas dan jurusan diprediksi akan lolos pada program DBT Batch 3 tahun ini. DBT merupakan program unggulan untuk mencetak leaders di Bank Danamon selama 12 bulan. (Dok. ITB Career Center/Fulca)

 

Ia menegaskan bahwa kompetisi antar bank saat ini lebih kepada inovasi perbankan serta program pengenalan terhadap nasabah. Digitalisasi perbankan, menurutnya akan menjadi hal yang cukup krusial.

“Sekarang strategi kita adalah bagaimana memperkuat posisi branding kita dimata nasabah. Karena itulah, Danamon Bankers Trainee (DBT) menjadi salah satu program untuk menemukan talent-talent unggul guna dijadikan leader Bank Danamon. Kami ingin hire anak-anak muda yang punya ide-ide baru, mengikuti trend digital saat ini, kami ingin berinvestasi lewat DBT dengan cara mengakselerasi teman-teman hingga bisa mencapai level middle management. Kami ingin mereka berinovasi di Danamon untuk memajukan sistem perbankan kami sehingga lebih cepat dan mudah,” tambahnya ketika ditemui di Gedung CRCS ITB, Rabu (4/7/2018).

DBT yang telah memasuki Batch ke 3 ini sendiri merupakan program training selama 12 bulan untuk memberikan ilmu mengenai perbankan kepada 25 orang DBT terpilih tahun 2018. Mayza Dewianti mengatakan bahwa setidaknya ada 3 proses yang harus dilewati oleh DBT 2018, yakni proses pembelajaran kelas, on the job training (OJT), dan project assignment.

“Di 5 bulan awal, kita akan memberikan pengetahuan end to end tentang banking. Banking ini tidak melulu tentang hitungan perbankan, tapi juga regulasinya. DBT sendiri adalah salah satu yang mengantisipasi generasi milenial, tipikal mereka kan challenging, problem solving-nya menarik, dan technology savvy. Karna itu, kami ingin mereka main di proyek bandwidth dan ditaruh di unit-unit pengembangan bank Danamon, jelas eksposurnya akan banyak. Di antara proses itu, DBT terpilih akan diberi evaluasi menuju sertifikasi omega berupa kompetensi banking yang diakui dunia. Sistem gugur juga tetap digunakan untuk mengetahui kecocokan seseorang berkarir di bank atau tidak,”paparnya.

 

Mayza Dewianti, Head of Organization Development and Talent Management Bank Danamon pusat, ketika diwawancarai seusai presentasi Program DBT Batch 3 di Gedung CRCS ITB. (Dok. ITB Career Center/Syifa)

 

Mayza Dewianti optimis bahwa karir di perbankan saat ini sangat menjanjikan. Terlebih lagi, MUFG yang merupakan bank terbesar nomer 5 di dunia akan menjadi core banking bagi perkembangan perbankan Danamon.

“Jepang dalam hal ini MUFG akan menjadi mother bagi Danamon, jelas akan banyak improvement di bank kita. Improvement ini membutuhkan inovasi dari kandidat DBT yang potensial. Meski perbankan pressure-nya tinggi, tapi disiplinnya baik kok. Work and life balance kerja di bank pun sekarang jauh lebih bagus karena keteraturannya lebih jelas. Sekarang sudah ada OJK yang bisa mengawasi dari sisi mikro, dan ada BI yang bisa lihat perbankan dari sisi makro, jadi dari sisi resiko, karir di perbankan bisa dibilang lebih aman,” jelasnya. (fv)



Komentar



Return to previous page Total view : 703
Frequently asked questions
Mengapa saya tidak bisa login?

Saya lupa username/password, Saya sudah menggunakan fitur "forgot password", mengapa saya masih gagal login juga?

Setelah registrasi saya telah melakukan verifikasi email tapi saya masih belum dapat melakukan login. Apa yang kurang?

More