Sinar Mas Mining Optimis Program MT dengan Sistem Roster 6:2 Mampu Tingkatkan Produksi Batu Bara di Berau

Bandung, ITB Career Center ̶ Meningkatnya harga jual batu bara di seluruh dunia telah membuat banyak perusahaan tambang batu bara dalam negeri membuka lebih banyak keran produksinya. Kenaikan harga batu bara turut dimanfaatkan kelompok bisnis besar seperti Sinar Group untuk mulai meningkatkan produk tambangnya lewat anak perusahaan Sinar Mas Mining, Berau Coal.

Hal ini dibenarkan oleh HR Corporate Sinar Mas Mining, Fadilla, di sela proses interview user di ITB.

“Harga tambang batu bara sempat turun per kuartal 2015, namun dalam dua tahun terakhir 2016-2017, harga batu bara di seluruh dunia meningkat. Kondisi ini membuat kami optimis untuk meningkatkan eksplorasi tambang batu bara di Indonesia,” jelasnya.

Meski banyak kompetitor perusahaan tambang di Indonesia, Berau Coal yang dipegang Sinar Mas mulai meningkatkan produksinya dengan memperluas pasar penjualan batu bara hingga ke luar negeri. Demi upaya meningkatkan produksi tersebut, perusahaan Sinar Mas Mining-Berau Coal menetapkan pengerjaan di lokasi tambang dengan sistem roster 6-2.

 

Ilustrasi: Berau Coal, Sinar Mas Mining terapkan sistem roster 6:2 untuk penempatan kerja di site Berau. (Dok. Migas Review & beraucoal.co.id)

“Teman-teman yang lolos tahap seleksi kemungkinan akan ditempatkan di Berau. Di site, kita gunakan sistem roster 6-2. Artinya, teman-teman akan di lokasi tambang selama 6 bulan, sabtu minggu break, dan cuti libur untuk 2 minggu kemudian. Hal ini dilakukan karena perusahaan Sinar Mas Mining ini kan owner, jadi produksinya harus berkelanjutan,” ungkap Fadilla.

“Karena itulah, kami adakan rekrutmen Graduated Development Program di ITB untuk cari talent unggul guna tingkatkan produksi kita di Berau, Kalimantan Timur,” tambahnya.

Rekrutmen Sinar Mas Mining Graduated Development Program (GDP) sendiri merupakan program dua tahun seleksi karyawan baru dengan kemungkinan penempatan di Kota Berau, Kalimantan Timur. GDP yang dimulai sejak tahun 2012 ini disebut-sebut sebagai program unggulan untuk mencetak MT di site-site produksi tambang PT Berau Coal setelah diakuisisi oleh perusahaan raksasa Sinar Mas pada 2005 silam.

“Program GDP sudah diadakan sebanyak 6 kali hingga tahun ini. GDP berlangsung selama dua tahun; satu tahun kita adakan training sebagai masa probation atau percobaan karyawan di lapangan, dan satu tahun berikutnya untuk placement atau penempatan di proyek terkait. Sejauh ini ada 8 orang yang lolos hingga ke tahap interview user, semuanya ternyata anak ITB,” papar Fadilla ketika ditemui di Ruang Meeting ITB Career Center, Senin (25/6/2018).

Fadilla menekankan bahwa keselamatan kerja di perusahaan tambang adalah salah satu yang menjadi konsen Perusahaan Sinar Mas Mining.

Fadilla, HR Corporate Sinar Mas Mining diwawancarai disela proses rekrutmen GDP Sinar Mas Mining. (Dok. ITB Career Center/Fuca)

“Keselamatan kerja adalah salah satu yang sangat diperhatikan oleh company. Ada Health Safety Environment Campaign yang menjadi salah satu medium untuk perkenalan terkait urgensi kemanan bagi pekerja tambang, bagaimana alat pelindung diri (APD) menjadi hal yang harus diperhatikan sebelum masuk site, dan banyak lagi,” jelasnya.

“Bahkan, perlu diperhatikan, bentuk kepedulian kami terhadap keselamatan kerja karyawannya harus dimulai sejak proses seleksi dan rekrutmen. That’s why, medical check up (MCU) menjadi gerbang seleksi awal yang menentukan apakah seseorang layak bekerja di site tambang atau tidak,” imbuhnya di akhir interview.

Fulca Veda



Komentar



Return to previous page Total view : 836
Frequently asked questions
Mengapa saya tidak bisa login?

Saya lupa username/password, Saya sudah menggunakan fitur "forgot password", mengapa saya masih gagal login juga?

Setelah registrasi saya telah melakukan verifikasi email tapi saya masih belum dapat melakukan login. Apa yang kurang?

More