Rekrut MT Geologis di ITB, PT Timah Harapkan Peningkatan Produksi Mineral dan Penetapan HMA Dalam Negeri

Bandung, ITB Career Center   ̶  Penetapan harga mineral acuan (HMA) yang selama ini ditetapkan oleh Kementerian ESDM mengacu pada harga index dunia ̶ seperti London Metal Exchange, menjadi salah satu keseriusan PT Timah dalam mengelola pertambangannya. Pasalnya, meski memiliki area eksplorasi yang besar, Indonesia sebagai eksportir timah terbesar di dunia belum punya andil dalam menentukan harga timahnya sendiri.

Hal ini disampaikan Tantra Pratama, selaku Assistant of Vice President Bidang Pengembangan dan SDM PT Timah (Persero) di ITB. Ia menjelaskan, PT Timah yang sudah termasuk dalam BUMN koding industri pertambangan ̶ bersama Freeport, ANTAM, dan PTBA, memiliki peran yang penting dalam perkembangan eksplorasi minerba (mineral dan batu bara) di Indonesia dan peningkatan ekspor timah di dunia.

“Indonesia ini kaya akan sumber daya alam. Tak hanya batu bara, komoditas timah juga telah membaik. Sayang kita belum bisa menjadi penentu acuan harga timah dunia, sama seperti harga minyak dan harga emas dunia. PT Timah sendiri sudah benchmark ke banyak area, mineral timah kita bahkan sampai ekspor ke luar negeri. Kalau kita bisa menguasai sumber daya dalam negeri, Indonesia akan sangat mungkin mengambil peran dalam menentukan harga timahnya sendiri,” ujarnya.

 

Ilustrasi Pertambangan Mineral. (Sumber: Okezone Economy)

Disela-sela proses rekrutmen Management Trainee Teknik Geologi di ITB, dirinya menambahkan bahwa ITB turut menjadi salah satu universitas yang diperhitungkan oleh PT Timah mengingat banyaknya alumni teknik geologi dan tambang ITB yang bekerja di perusahaan tersebut.

“Eksplorasi timah kami sedang tinggi, dari Indonesia, RRT, hingga Nigeria. ITB jelas memiliki alumni yang kompeten di bidang pertambangan dan akan sangat berpengaruh pada proyek eksplorasi kami. Merekrut Alumni ITB sebagai Tenaga Geologis di PT Timah diharapkan mampu meningkatkan produksi mineral dalam negeri sehingga Indonesia kelak memiliki andil untuk memengaruhi harga pasar timah di dunia,” harapnya.

“Untuk intake bulan Juli tahun ini, dari 400-500 alumni teknik geologi yang applied, ada sekitar 70 orang yang lolos seleksi administrasi. Beberapa yang potensial merupakan alumni ITB, ada juga yang dari Unsri, UGM, Undip, serta UI. Saat ini kita tidak cari freshgraduate, melainkan tenaga experienced yang minimal sudah berpengalaman selama 1 tahun bekerja di dunia pertambangan. IPKnya juga harus diatas 3,” tambahnya.

 

PT Timah Tbk. Perusahaan BUMN yang bergerak di bidang Pertambangan Timah membuka kesempatan untuk berkarier di PT Timah Tbk dengan kualifikasi pendidikan S1 Teknik Geologi untuk intake Juli, 2018. (Sumber: PT. Timah Tbk)

Tantra juga mengatakan bahwa prospek karir di pertambangan, terutama timah masih terbilang aman.

“Tren berkarir di pertambangan memang tidak bisa kita prediksi. Sekarang kita harus berpikir maju, berpikir bagaimana menaikkan produksi, bagaimana dampak pengolahan mineralnya agar lebih efektif-efisien, dan ramah lingkungan. Kita butuh orang-orang yang experienced di bidang mineral mengingat potensi tambang di Indonesia sendiri masih terus bisa digali,” paparnya.

“Sumber daya dan cadangan tambang di area baru terus ditemukan, kita sangat terbantu dengan adanya kemajuan teknologi. Yang tidak aman, justru bukan di sektor pertambangan, tapi lebih ke perbankan, atau bidang-bidang pekerjaan lain yang terpapar digitalisasi. Kalau kita, malah terbantu, jelas prospek berkarirnya bisa dibilang aman,” jelasnya saat diwawancarai disela proses interview MT Geologist di Kantor ITB Career Center, Rabu (6/6/2018).

Fulca Veda



Komentar



Return to previous page Total view : 1029
Frequently asked questions
Mengapa saya tidak bisa login?

Saya lupa username/password, Saya sudah menggunakan fitur "forgot password", mengapa saya masih gagal login juga?

Setelah registrasi saya telah melakukan verifikasi email tapi saya masih belum dapat melakukan login. Apa yang kurang?

More