Kembangkan Riset Kelapa Sawit di Indonesia, AAR Rekrut Kandidat untuk Posisi Agronomist

 

Jajaran Direksi Applied Agricultural Resources berfoto bersama kandidat peserta saat ditemui disela-sela proses rekrutmen posisi agronomist di Ruang Meeting ITB Career Center, Kamis (3/5). (Dok.ITB Career Center)


Bandung, ITB Career Center – Applied Agricultural Resources Indonesia (AAR) kembali mengadakan program rekrutmen, One Day Interview untuk posisi agronomist/research officer di ITB, Kamis (3/5/2018).
M.Rasyid selaku HR and Legal Officer Applied Agricultural Resources Indonesia menuturkan bahwa posisi agronomist atau research officer merupakan jabatan struktural setingkat supervisor yang akan memegang beberapa fungsi dan tugas riset di AARI.

“Posisi agronomist ini akan membawahi beberapa staff di kantor Pekanbaru, Riau. Kita ambil kandidat di bidang agronomis, tapi ga menutup kemungkinan dari jurusan mikrobiologi juga OK. Karena untuk level officer kita hanya cari para pemimpin, tahun ini kita cuma butuh sekitar 22 orang saja, next, tahun 2020 mungkin kita akan butuh 30 orang, sesuai dengan kebutuhan di perusahaan,” ujarnya.

Rasyid memaparkan bahwa bekerja di bidang riset tropical plantation tree crops sekelas AAR akan memberikan kontribusi lebih pada perkembangan budidaya tanaman tropis, terutama kelapa sawit di Indonesia. Pasalnya, sebagai negara dengan produksi kelapa sawit terbesar di dunia, riset terkait kelapa sawit di Indonesia terhitung masih sedikit.

“Applied Agricultural Resources Indonesia (AAR) merupakan perusahaan riset dan konsultan bidang agroindustri, berpusat di Malaysia. Kita akan membantu menyelesaikan permasalahan perusahaan kelapa sawit misal problem di bidang batang, daun, tanahnya, bibitnya, kita akan tawarkan solusinya, bagaimana membudidayakan tanaman ini, membantu klien dan perusahaan kelapa sawit agar lebih ramah lingkungan juga,” paparnya saat ditemui di sela-sela proses interview di Kantor ITB Career Center.

Dirinya menambahkan bahwa AAR merupakan perusahaan yang akan terus tumbuh dan berkembang dalam bidang riset, field, dan production.

“Setidaknya di Sumatra kami sudah tahu persebaran peta perkebunan kelapa sawit. Bisa dibilang, AAR sudah dikenal oleh klien-klien kami di Indonesia. Tapi, meskipun klien masih di dalam negeri, tidak menutup kemungkinan akan ada join project dengan researcher dari AAR pusat di Malaysia. Dengan prospek tersebut, AAR menawarkan jenjang karir yang menjanjikan, dimana para kandidat terpilih akan dibimbing agar terampil di bidang penelitian dan riset kelapa sawit,” tambahnya.

Berbeda dengan kantor pusat di Malaysia yang mengerjakan berbagai riset perkebunan tropis seperti cocoa, kelapa, serta karet, Rasyid menegaskan bahwa fokus AAR di Indonesia masih pada riset dan penelitian kelapa sawit saja.

“Hingga saat ini fokus kita masih di bidang riset dan penelitian kelapa sawit saja. Segmen kita belum sampai pada produksi dan pengolahan kelapa sawitnya. Harus diperjelas bahwa kita bukan perusahaan kelapa sawit, ya. Hanya saja, tahun ini main fit production kita sudah mulai pada penjualan benih kelapa sawit. Mungkin kita akan banyak ambil kandidat agronomist yang bisa fokus mengembangkan kearah situ juga,” jelasnya. (fv)



Komentar



Return to previous page Total view : 494
Frequently asked questions
Mengapa saya tidak bisa login?

Saya lupa username/password, Saya sudah menggunakan fitur "forgot password", mengapa saya masih gagal login juga?

Setelah registrasi saya telah melakukan verifikasi email tapi saya masih belum dapat melakukan login. Apa yang kurang?

More