Rekrutmen Uniqlo Manager Candidate, Proyek Ekspansi Retail UNIQLO Sasar Alumni ITB

Bandung, ITB Career Center  ̶  Tutupnya berbagai gerai busana dan fashion di tanah air, tidak membuat brand ternama dari Jepang, Uniqlo redup di pasaran retail Indonesia. Proyek ekspansi menjadi salah satu alasan Uniqlo untuk meningkatkan angka penjualannya di Indonesia.

Hal tersebut disampaikan oleh Christi, Human Resources Department Uniqlo-Fast Retailing Jakarta disela-sela proses rekrutmen di Galeri Arsitektur ITB, Senin (5/3/2018).

 

Salah satu Global Marketing Uniqlo-Fast Retailing Officer memaparkan tentang company profile Uniqlo di Galeri Arsitektur ITB, Senin (5/3). (Dok. ITB Career Center)

“Kita expand-nya tinggi banget, ada proyeksi buka gerai di banyak tempat tidak hanya di Jakarta. Kita baru buka di Surabaya, dan akan buka di Medan, kemungkinan kota kecil dan ramai pun akan kita proyeksikan. Konsep fast retailing ini memang harus cepat, karenanya kita buka rekrutmen Uniqlo Manager Candidate (UMC) di ITB, kita ingin hire freshgraduate karena kami percaya yang muda bisa berinovasi, mereka harus bisa handle 80-90 orang below them untuk kembangkan bisnis apparel kami di berbagai gerai di Indonesia,” ujarnya.

Uniqlo melihat bahwa alumni ITB menjadi salah satu prioritasnya. Menurut Christi, alumni ITB memiliki logika dan adaptasi yang kuat untuk bisa berkarir di industri fashion.

“Kami butuh banyak store manager yang kompeten dan cocok dengan kultur bekerja di dunia retail seperti Uniqlo. Attitude dan kemampuan untuk beradaptasi dengan fase dunia fashion yang dinamis adalah yang kita cari. Kami pernah punya store manager lulusan ITB, kompetensinya bagus sekali, saat ini sudah ditempatkan di HQ Uniqlo Amerika. Kami expect lebih banyak lulusan ITB untuk join di Uniqlo, mereka unique, dynamic, dan logic-nya kuat. Selaras dengan ambisinya, lulusan ITB yang pernah bekerja di Uniqlo mampu menciptakan inovasi untuk mengembangkan brand Uniqlo baik secara global maupun lokal,” tambahnya.

Meski begitu, Christi menganggap bahwa berkarir di industri retail masih jarang dilirik pencari kerja di Indonesia. Tutupnya brand besar seperti Mark & Spencer di Eropa serta Asia Timur, ikut berimplikasi pada persepsi karir yang kurang menjanjikan pada bidang fashion di Indonesia. Disisi lain, Christi mengatakan bahwa hal tersebut ternyata menjadi salah satu kunci naiknya brand Uniqlo yang merupakan anak perusahaan Fast Retailing ini di seluruh dunia.

“Betul, memang banyak nih gerai retail yang tutup, dari brand-brand besar hingga store yang kecil di Indonesia. Dunia fashion memang menarik, namun sangat dinamis. Meski begitu, memang trend-nya tidak begitu menjanjikan di Indonesia. Tapi, sesuai review CEO kami tahun lalu, fortunately, angka penjualan Uniqlo justru naik, tak hanya di Jepang, tapi seluruh dunia termasuk Indonesia. Kenapa? Karena kita mementingkan costumer service. Meski para kostumer tidak langsung beli pada kunjungan pertama, mindset Uniqlo untuk mengembangkan bisnis ada pada kepuasan pengguna busana kami, kenyamanan menjadi kuncinya. Kita tidak sebatas menjual trend apparel hari ini, tapi apa yang perlu dipakai dan dibutuhkan oleh kostumer saat ini,” jelasnya.

 

Veronika, Manager Human Resources PT Fast Retailing, Christi sebagai Human Resources Officer Uniqlo, bersama para store manager Uniqlo menampilkan video CSR dan company branding kepada kandidat rekrutmen UMC, Senin (5/3). (Dok. ITB Career Center)

Pada proses rekrutmen di ITB sendiri, ada 156 kandidat yang lolos hingga sesi FGD. Ada beberapa tahap yang akan dilalui setiap kandidatnya untuk menjadi store manager Uniqlo.

“Proses rekrutmen kita berawal dari advertisement, sesi company profile, FGD, interview, dan store internship. Store internship menjadi tahapan yang paling krusial. Internship ini menjadi upaya untuk memperkenalkan kerja shift, sistem fleksibel, dan costumer oriented model yang menjadi pace dan kultur bekerja di dunia retailing. Pada fase ini, biasanya banyak kandidat yang mundur, karena mungkin kurang cocok dengan kultur kerja di retail dan sebagainya,” jelasnya.

Christi mengungkapkan bahwa bergabung di Uniqlo akan menjadi pengalaman yang berharga bagi kandidat yang ingin memulai karir di dunia fashion pada perusahaan retail luar negeri.

“Kalian bisa memulai karir di perusahaan global untuk mengerti bagaimana menjalankan bisnis retail di lokal dan mempengaruhi penjualan di seluruh dunia. Uniqlo memiliki kultur industri fashion yang unik dan berpegangan pada prinsip sosial untuk kebutuhan masyarakat banyak. Uniqlo tak hanya memberikan pekerjaan, kami memberikan ruang untuk mengembangkan diri dan perusahaan bersama. Kita tidak menutup mata pada perubahan, digitalisasi memainkan peran yang penting, kita akan bergerak di e-commerce juga, salah satu yang mungkin digerakkan oleh generasi muda di Uniqlo,”pungkasnya. (fv)



Komentar



Return to previous page Total view : 1241
Frequently asked questions
Mengapa saya tidak bisa login?

Saya lupa username/password, Saya sudah menggunakan fitur "forgot password", mengapa saya masih gagal login juga?

Setelah registrasi saya telah melakukan verifikasi email tapi saya masih belum dapat melakukan login. Apa yang kurang?

More