Kembangkan Proyek Palapa Ring, PT LEN Telekomunikasi Gelar Psikotes & LGD Calon Karyawan Baru di ITB

64 peserta mengikuti psikotes dan LGD seleksi penerimaan karyawan baru PT LEN Telekomunikasi Indonesia       (Dok. ITB Career Center)

Bandung, ITB Career Center  ΜΆ  Sebanyak 65 peserta mengikuti psikotes dan LGD dalam seleksi penerimaan calon karyawan baru PT LEN Telekomunikasi Indonesia yang diselenggarakan oleh ITB Career Center di Ruang 9211 GKU Timur ITB, Kamis lalu (1/11). PT LEN Telekomunikasi Indonesia sendiri merupakan anak perusahaan PT LEN Industri yang memiliki kekhususan untuk mengelola pembangunan infrastruktur jaringan backbone serat optik Palapa Ring Paket Tengah.

Kepala Divisi SDM dan Umum PT LEN Telekomunikasi Indonesia, Ilham Nugraha mengatakan bahwa Psikotes ini merupakan tahap rekrutmen ke-dua setelah seleksi administrasi yang diikuti oleh lebih dari 4000 peserta di seluruh Indonesia.

“Psikotes kali ini berjalan lancar, tidak ada keterlambatan, tidak ada joki. Ada 64 orang dari 79 peserta yang kami undang untuk seleksi lanjutan hadir untuk psikotes kali ini. Siangnya kami lanjutkan tahap LGD yang diikuti oleh 3 tim untuk posisi managerial. Dengan melihat kecocokan kompetensi dan kepribadian masing-masing peserta, maka psikotest dan LGD ini diharapkan berguna untuk menjaring peserta yang cocok di posisi yang kami buka,” ujarnya.

Ilham Nugraha melanjutkan bahwa kandidat yang lolos kedalam tahap psikotes ini merupakan kandidat experienced atau berpengalaman. “Kandidat yang kami cari saat ini ditentukan oleh pertimbangan 20% akademik dan 80% pengalaman (experiences). Kami turut mempertimbangkan peserta yang pernah bekerja di provider dengan bidang yang sama dengan PT LEN Telekomunikasi Indonesia agar mampu lebih cepat beradaptasi dengan kondisi dan atmosfer kerja di perusahaan kami,” tambahnya saat diwawancarai disela-sela proses rekrutmen.

Ilham menegaskan bahwa rekrutmen ini merupakan salah satu yang krusial karena mengejar tenggat proyek baru yakni untuk periode operasi dan pemeliharaan jaringan serat optik Palapa Ring Paket Tengah, yang ditargetkan akan berjalan pada Maret 2018.

“Domain Palapa Ring Paket Tengah cukup panjang dan dibagi menjadi 3 proyek yakni perencanaan, konstruksi, dan operasi & pemeliharaan. Rencananya, Februari 2018 periode konstruksi sudah rampung dan mulai masuk periode pemeliharaan. Seleksi ini sendiri untuk in take Bulan Maret, dan rencananya akan ada training ke Tiongkok, karena perangkatnya diprovide oleh Huawei. Diharapkan Maret akhir atau April calon karyawan yang terpilih sudah bisa menjadi operator,” jelasnya.

Lebih jauh, Ilham menjelaskan bahwa bekerja di PT LEN Telekomunikasi Indonesia merupakan sebuah tantangan yang menarik. PT LEN Industri bekerja sesuai project based. Ketika calon karyawan sudah terpilih, maka sudah ada program untuk pengembangan diri, jenjang karirnya pun jelas karena ada sistem evaluasi dan dual grading yang memungkinkan setiap karyawan dilihat berdasarkan permorfance dan kontribusi lama bekerja di perusahaan. Pasalnya, meskipun share holding company PT LEN Industri berpusat di Bandung, PT LEN Telekomunikasi sendiri merupakan satu-satunya anak perusahaan yang berdomisili di Jakarta, sehingga gajinya terbilang cukup bersaing. 

Beberapa peserta yang melamar posisi managerial mengikuti seleksi Leadership Group Discussion (LGD) PT Len Telekomunikasi, Kamis siang (11/1). (Dok ITB Career Center)

Salary-nya bersaing karena pertimbangan biaya hidup dan kompetensi kerjanya berbeda dengan anak perusahaan lain yang ada di Bandung. Sayang, trend alumni ITB untuk bekerja di PT LEN Telekomunikasi masih sedikit, padahal 80% pejabat tingginya alumni ITB, Dirutnya juga anak ITB. Kemungkinan besar, anak ITB sangat jarang yang melihat bidang telekomunikasi sebagai ladang untuk berkarir, kebanyakan masih menyasar pada perusahaan oil & gas.” terangnya.

Ia melanjutkan bahwa Palapa Ring sendiri merupakan salah satu proyek besar yang dicanangkan sejak tahun 2015 di Indonesia untuk pembangunan jaringan tol informasi, baik jaringan fiber optik submarine maupun inland ke wilayah kabupaten/kota yang belum tersentuh oleh operator telekomunikasi lainnya. Lewat konsorsium tahun 2016, LEN Telekomunikasi Indonesia memiliki andil dalam mengoprasikan Palapa Ring Paket Tengah di 17 Kota dan Kabupaten di 5 Provinsi di Indonesia. Proyek ini dikembangkan oleh Menkominfo, Rudiantara, untuk mendukung Program Nawacita Jokowi dalam meningkatkan konektifitas di Indonesia, baik dari sisi fisik, perhubungan, infrastruktur, serta data dan komunikasi.

“Sampai saat ini ada sekitar 57 kota kabupaten yang belum tersentuh fiber optic. Di Sulawesi Utara perbatasan Poso misalnya, sulit mencari bank, karna cuma satu, teknologinya pun masih menggunakan satelit. Padahal, parameter pertumbuhan suatu daerah bisa dilihat dari variasi perbankan atau ekonominya. Akses informasi dan telekomunikasi juga lambat, jadi istilahnya bagi orang disana, kirim data lewat pos lebih cepat daripada lewat email. Proyek Palapa Ring yang dikerjakan PT LEN Telekomunikasi ini merupakan program prioritas Pemerintah RI untuk percepatan dan pemerataan infrastruktur negeri karna menghubungkan Indonesia melalui akses telekomunikasi. Telekomunikasi akan menjadi gerbang pembuka masuknya investasi ke berbagai sektor. Kami percaya, calon karyawan yang lolos tahap seleksi berikutnya bisa berkontribusi lebih jauh dalam proyek ini,” ujar Ilham di akhir wawancara. (fv)

 






Komentar



Return to previous page Total view : 966
Frequently asked questions
Mengapa saya tidak bisa login?

Saya lupa username/password, Saya sudah menggunakan fitur "forgot password", mengapa saya masih gagal login juga?

Setelah registrasi saya telah melakukan verifikasi email tapi saya masih belum dapat melakukan login. Apa yang kurang?

More