Revolusi Industri Ke-4, Kompetensi Baru untuk Era Ekonomi Baru

 

Bandung, ITB Career Center  ΜΆ  Mengutip report PwC pada 2017, World Economic Forum kembali memprediksi Indonesia sebagai negara ke-5 dengan pertumbuhan produktivitas ekonomi tercepat di dunia pada 2020. Diprediksi, negara maritim ini akan mampu meningkatkan standar kehidupan masyarakatnya karena diuntungkan oleh keadaan demografis Indonesia, populasi usia kerjanya besar dan angka kemakmurannya tinggi. Namun, kurangnya tenaga kerja dengan kompetensi yang dibutuhkan pada era industri ke-4 turut menjadi tugas besar bagi Indonesia.

Revolusi industri era keempat sendiri ditandai dengan kebangkitan teknologi dan revolusi digital. Seperti banyak negara berkembang lainnya, Indonesia saat ini sulit mendapatkan tenaga kerja dengan kompetensi yang dibutuhkan oleh pasar kerja yang baru. The World Economic Forum’s Future Jobs memprediksi setidaknya 5 juta pekerjaan akan hilang pada 2020, seiring dengan meningkatnya artificial intelligence, automisasi robot, dan nanoteknologi yang turut diantisipasi menghilangkan kebutuhan akan sumber daya manusia di masa mendatang. Program pelatihan yang terkesan out of date, meningkatnya angka pengangguran, dan berkurangnya tingkat konsumsi menjadi tanda akan perlunya pengembangan kompetensi yang baru sebagai dampak dari digitalisasi industri.

Meski begitu, Revolusi Industri Era ke-4 ini sebenarnya memiliki banyak potensi untuk meningkatkan pemasukan global dan memperbaiki kualitas hidup banyak orang di dunia. Klaus Schwab, Executive Chairman World Economic Forum dalam artikel ilmiahnya mengatakan bahwa saat ini miliaran orang telah terhubung dengan perangkat mobile. Penemuan byte demi byte data internet telah meningkatkan kapasitas pengetahuan manusia, sehingga akses terhadap ilmu pengetahuan semakin terbuka dan tidak terbatas lagi. Perkembangan informasi memungkinkan setiap orang untuk mempelajari apapun sendiri, diluar kelas-kelas dan bangku kuliah, dari bidang pemrograman, matematika, hingga manajemen dan ilmu sosial. Lalu, bagaimana kita memanfaatkan kemajuan era ekonomi baru ini? Kompetensi apa saja yang diperlukan dan bernilai dalam transisi industri ini?


Kombinasi Hardskill dan Softskill

Meski banyak pekerjaan baru akan terkonsentrasi pada bidang komputasi, matematika, arsitek, dan engineering, World Economic Forum memprediksi masih akan banyak pekerjaan yang membutuhkan kemampuan interpersonal, sosial, dan kolaborasi yang tinggi. Kompetensi ini dinilai melebihi kapasitas mesin-mesin yang bekerja secara otomatis. Soft skills seperti empati, kooperatif, dan negosiasi masih akan turut diperhitungkan dalam rekrutmen tenaga kerja di masa depan. Tak hanya itu, pada 2020, management analysyt, tenaga edukasi, serta training jobs juga akan menjadi beberapa pekerjaan yang dibutuhkan untuk mengembangkan kompetensi setiap tenaga kerja di dunia profesional.

Kompetensi Numerikal dan Finansial

Studi World Economic Forum turut menunjukkan bahwa tenaga kerja yang memiliki kompetensi di bidang numerikal diprediksi akan berpeluang besar dalam pasar tenaga kerja untuk dekade selanjutnya. Seiring dengan itu, tenaga profesional dalam bidang terkait keuangan, bisnis, dan finansial ditargetkan akan tetap dibutuhkan dan melonjak hingga dua kali lipat sebagai tenaga yang krusial dalam menjalankan bisnis digital.

Entrepreneur

Berbeda dari negara lain, meningkatnya pertumbuhan ekonomi di Indonesia turut disertai dengan berkembangnya lingkungan entrepreneur atau MSMEs (micro, small, and medium enterprises). Sebagai salah satu pilar ekonomi Indonesia, entrepreneur ikut menyumbangkan sekitar 50% pertumbuhan GDP di Indonesia. Mental seorang wirausaha untuk melakukan riset, prototyping, berinovasi, keinginan untuk belajar, dan terus mencoba menjadi hal yang cukup krusial dalam memproduksi suatu barang dan jasa. Teknik dalam menjalankan bisnis dan memupuk kemampuan entrepreneurship diprediksi akan menjadi trend bagi generasi millineal, mengingat tingginya pertumbuhan rintisan usaha (startup) yang tak hanya muncul di Indonesia tapi juga mancanegara. (fv)


Sumber ilustrasi : https://www.influentialsoftware.com/wp-content/uploads/4th-Industrial-Revolution.png



Komentar



Return to previous page Total view : 1037
Frequently asked questions
Mengapa saya tidak bisa login?

Saya lupa username/password, Saya sudah menggunakan fitur "forgot password", mengapa saya masih gagal login juga?

Setelah registrasi saya telah melakukan verifikasi email tapi saya masih belum dapat melakukan login. Apa yang kurang?

More