Evaluasi Kemampuan Berbahasa Asing Menggunakan "European language levels: Self Assessment Grid" dari CEDEFOP

European Centre for the Development of Vocational Training atau CEDEFOP adalah agensi yang salah satu layanannya adalah website Europass, berisi informasi tentang persyaratan untuk seseorang dapat belajar dan bekerja di Eropa. Salah satu syarat yang diberikan adalah keterampilan salah satu bahasa di Eropa, tentu saja.

Website Europass memberikan panduan tingkat keterampilan berbahasa yang disebut "European language levels: Self Assessment Grid." Di halaman tersebut, kita dapat melihat dan menggunakan panduan tingkat kemahiran berbahasa asing kita dengan poin-poin yang mudah dimengerti.

Tingkat kemahiran berbahasa asing dalam "European language levels: Self Assessment Grid" dikategorikan dengan A1 untuk yang terendah, selanjutnya A2, B1, B2, C1, dan C2 sebagai tingkat termahirnya. Kita tidak akan melihat pembagian kemahiran berbahasa itu dalam bentuk skor, seperti skor TOEFL: 500, misalnya.

Lantas bagaimana keterampilan berbahasa asing seseorang di level A1, A2 dan seterusnya hingga C2 tersebut jika tidak menggunakan skor berupa angka atau nilai?

'Self Assesment Grid' yang ada di website Europass membagi poin evaluasinya menjadi tiga, 1) Understanding, 2) Speaking, dan 3) Writing. Berikut adalah ulasannya.

Understanding
Berikut adalah beberapa contoh tingkat kemahiran di beberapa level untuk Understanding - Listening:

A1 - Saya dapat mengerti kata-kata yang familiar dan frase-frase dasar berkaitan dengan diri saya, keluarga saya, dan lingkungan sekitar terdekat ketika orang lain berbicara dengan pelan dan jelas.

A2 - Saya mengerti frase dan kosakata yang paling sering digunakan mengenai hal-hal yang relevan dengan saya (misalnya informasi dasar pribadi dan keluarga, pusat perbelanjaan, area lokal, pekerjaan). Saya dapat menangkap ide pokok pada pesan pengumuman yang singkat, jelas, dan sederhana.

Berikutnya mari kita lihat contoh level B2 dan C2 dari aspek Understanding - Listening.

B2 - Saya dapat mengerti pidato dan kuliah yang cukup panjang dan bahkan menyimak argumen yang kompleks dengan kondisi bahwa topiknya familiar bagi saya. Saya dapat mengerti sebagian besar berita di TV dan program-program terkini. Saya dapat mengerti dialog dalam film jika aksen bahasa yang digunakan standar.

C2 - Saya tidak mengalami kesulitan untuk memahami bentuk bahasa bertutur dalam bentuk apapun, baik secara langsung maupun secara tidak langsung (siaran), meskipun diucapkan dalam kalimat-kalimat cepat dan aksen bahasa asli penuturnya, asalkan saya mendapat kesempatan untuk membiasakan diri dengan dialek yang digunakan.

Bagaimana dengan aspek Understanding - Reading?

A1 - Saya memahami nama-nama yang familiar, kata, atau kalimat yang sangat sederhana, contohnya adalah seperti yang tercantum dalam pengumuman atau poster katalog.

A2 - Saya dapat membaca teks yang sangat singkat dan sederhana. Saya dapat menangkap informasi spesifik dan terprediksi dalam publikasi yang dapat ditemui sehari-hari, seperti iklan, prospektus, menu makanan, serta jadwal keberangkatan/kedatangan angkutan umum.

Level B1 dan C1 akan kita lewatkan. Mari kita lihat level B2 dan C2:

B2 - Saya dapat membaca artikel dan laporan terkait topik atau permasalahan terbaru di mana penulisnya mengambil sikap atau sudut pandang tertentu. Saya dapat memahami prosa literatur.

C2 - Saya dapat membaca dengan mudah semua bentuk bahasa tertulis, termasuk abstrak paper, teks yang kompleks secara struktur maupun linguistik seperti manual/petunjuk penggunaan, artikel khusus, dan karya sastra.
 

Speaking
Aspek Speaking dibagi menjadi dua, Interaksi (spoken interaction) dan Produksi (spoken production). Mari kita simak beberapa contoh dari level-levelnya sebagaimana berikut:

Spoken interaction A1Saya dapat berinteraksi secara sederhana asalkan lawan bicara bersedia untuk mengulangi atau membahasakan ulang pembicaraannya dengan lambat serta membantu saya untuk merangkai kalimat yang akan saya sampaikan. Saya dapat menanyakan dan menjawab pertanyaan sederhana terkait kebutuhan pribadi atau topik yang familiar dengan saya.

Spoken interaction B2 - Saya dapat berinteraksi dengan kefasihan dan kespontanan yang cukup untuk berinteraksi dengan penutur asli bahasa asing tersebut. Saya dapat mengambil peran aktif dalam diskusi terkait konteks yang familiar dengan saya, juga dapat bertanggungjawab atas dan mempertahankan pendapat saya.

Spoken production A1 - Saya dapat menggunakan frase dan kalimat sederhana untuk menjelaskan di mana saya tinggal dan menceritakan orang yang saya kenal.

Spoken production B1 - Saya dapat menghubungkan frase-frase dengan sederhana untuk menggambarkan pengalaman dan kejadian yang saya alami, impian saya, serta harapan dan ambisi. Saya dapat memberikan alasan dan penjelasan singkat mengenai pendapat dan rencana saya. Saya dapat menarasikan cerita atau menghubungkan plot dalam buku atau film dan menjelaskan reaksi saya terhadap hal tersebut.

Spoken production C2 - Saya dapat menyampaikan deskripsi atau argumen dengan jelas dan lancar dengan gaya yang sesuai dengan konteks yang ada, serta dengan struktur logika yang efektif, yang membantu pendengar untuk menyadari dan mengingat poin-poin yang penting.


Writing
Aspek Writing cukup sederhana, seperti yang dapat dilihat berikut ini: 

A1 - Saya dapat menulis untuk kartu secara singkat, misalnya ucapan selamat hari raya. Saya dapat mengisi formulir yang meminta informasi pribadi, misalnya nama lengkap, kewarganegaraan, dan alamat di form pemesanan hotel.

B1 - Saya dapat menulis teks sederhana yang kalimatnya saling terhubung, dalam topik familiar atau yang terkait minat pribadi. Saya juga dapat menulis surat pribadi yang menjabarkan pengalaman dan kesan saya terhadap sesuatu.

C2 - Saya dapat menulis teks yang jelas dan alurnya mulus dengan gaya yang sesuai. Saya dapat menulis surat, laporan, maupun artikel yang kompleks yang menjabarkan kasus dalam struktur logika yang efektif, yang membantu pembaca untuk memperhatikan dan mengingat poin-poin signifikan. Saya dapat menuliskan ringkasan dan ulasan dari karya tulis profesional atau literatur.

Panduan yang diberikan dalam "European language levels: Self Assessment Grid" dari CEDEFOP pada dasarnya tak hanya bisa digunakan untuk mengenali tingkat keterampilan berbahasa dari bahasa-bahasa Eropa. Secara bebas panduan tadi bisa digunakan untuk mengukur keterampilan bahasa asing manapun karena parameter setiap levelnya mudah dimengerti dan cukup detail.

Anda dapat mengunduh panduannya secara langsung di tautan berikut: http://europass.cedefop.europa.eu/resources/european-language-levels-cefr

Akhir kata, kami harap semoga ulasan mengenai "European language levels: Self Assessment Grid" dari CEDEFOP ini bermanfaat. Sukses untuk anda! (SA)



Komentar



Return to previous page Total view : 499
Frequently asked questions
Mengapa saya tidak bisa login?

Saya lupa username/password, Saya sudah menggunakan fitur "forgot password", mengapa saya masih gagal login juga?

Setelah registrasi saya telah melakukan verifikasi email tapi saya masih belum dapat melakukan login. Apa yang kurang?

More