Satuday Lesson: Tips CV Profesional dan Sukses Dalam Wawancara Kerja

Bandung, ITB Career Center - ITB Career Center mengadakan Saturday Lesson bagian I pada hari Sabtu, 11 November 2017 di Ruang 9211 Institut Teknologi Bandung, Jalan Ganesha No.10 Bandung. Acara ini ditujukan untuk alumni dan mahasiswa ITB. Dimulai pukul 08.00 WIB, Saturday Lesson terbagi menjadi dua sesi dengan tema berbeda. Tema yang diangkat pada sesi pertama ini adalah 'Writing Effective Curriculum Vitae’ bersama Ibu Made Sudaryani atau yang akrab disapa dengan Bu Yani dan sesi kedua dengan bahasan ‘Interview Skill and Communication Skill’ dimulai pukul 10.00 bersama K. Budiawan.

110 peserta yang hadir, diberi tips dan trik dalam membuat Curriculum Vitae agar bisa menarik perhatian perusahaan oleh Ibu Yani yang sudah expert dan memiliki kompetensi di bidang Strategic Management, People & Organization Development, Corporate Culture,  balance Scorecard, Talent Management, Competency Model, Performance Management & Human Resources Score Card. Menurutnya, Curriculum Vitae harus bisa menjelaskan kemampuan, representasi diri sendiri, dan menjadi tempat pemasaran diri sendiri kepada perusahaan.

Semua informasi yang dicantumkan di Curriculum Vitae harus mencerminkan informasi yang benar. Karena apa yang tertera, nantinya akan dikonfirmasi pada sesi wawancara bersama tim recruiter. Komponen yang harus terdapat dalam Curriculum Vitae diantaranya:

  1. Informasi pribadi: Nama, tempat tanggal lahir, alamat, no telepon, email
  2. Pendidikan: Nama perguruan tinggi, jurusan, dan tahun lulus.
  3. Pengalaman kerja: Urutkan paling atas berdasarkan pengalaman kerja terakhir, nama perusahaan, tahun masuk dan keluar, posisi, dan deskripsi singkat.
  4. Training/seminar: Training atau seminar yang berhubungan dengan bidang keahlian yang telah diikuti dalam 2-3 tahun terakhir.
  5. Publikasi: Jika pernah menulis makalah dan mempublikasikannya silakan cantumkan.
  6. Penghargaan: Penghargaan yang diterima sehubungan dengan bidang keahlian.
  7. Keterampilan: Tulis keterampilan yang dimiliki, mulai dari keterampilan bahasa, komputer, dll.
  8. Organisasi: Tulis organisasi profesi yang diikuti atau menjadi anggota.
  9. Referensi: Jika diminta atau diperlukan, bisa mencantumkan orang yang bisa memberi referensi terhadap kualifikasi Anda.

Selain Curriculum Vitae, menurut Ibu Made yang perlu diperhatikan adalah badan email (body letter) yang ditulis oleh pencari kerja yang mengirimkan lamaran via online. Subjek dan badan email wajib diisi oleh pencari kerja. Jangan lupa sertakan foto terbaru yang profesional. Anda juga harus menyertakan pendukung lain seperti sertifikat, ijazah, transkrip nilai dll.

“Banyak lamaran yang tidak dilirik oleh perusahaan hanya karena body letter dan subjek email. Ingat, body letter harus mempresentasikan dirimu. Anda tidak boleh copy paste dari hasil googling, tiap orang bisa menjelaskan pribadinya masing-masing melalui body letter. Bahkan dari body letter, recruiter bisa melihat bagaimana kemampuan Anda dalam berkomunikasi, melaui kalimat yang Anda rangkai. So, be your self!” ungkap Ibu Made.

Setelah bahasan mengenai Curriculum Vitae selesai, sesi kedua pun dimulai. Dalam sesi ini, dipaparkan oleh pembicara mengenai tips ketika interview dan skill dalam berkomunikasi ketika interview. Kesan pertama saat wawancara kerja sangatlah penting. Buatlah kesan semenarik mungkin yang bisa menciptakan image positif.

Pemilihan pakaian bisa disesuaikan dengan perusahaan yang dilamar. Bila melamar kepada perusahaan korporat, rekan-rekan bisa mengenakan pakaian formal, tetapi bila melamar ke industri kreatif, anda bisa memilih pakaian semi-formal yang tetap sopan. Recruiter sangat memperhatikan penampilan Anda, sebagai kesan pertama yang diciptakan sebelum melakukan proses wawancara.

Menurut Bapak Budiawan, kemampuan dalam berkomunikasi saat interview sangat diperhatikan oleh tim recruiter. Recruiter akan mengklarifikasi apa saja yang sudah Anda tulis di curriculum vitae. Tunjukkan Anda adalah orang yang percaya diri ketika berkomunikasi. Gunakan volume suara yang cukup dan jelas, fokus pada pertanyaan recruiter, dan gunakan jawaban yang singkat serta tidak ngelantur.

"Bahasa tubuh yang akan diperhatikan oleh recruiter adalah ekspresi wajah, kontak mata, gesture, postur tubuh, orientasi, dan tone suara," ungkap Pak Budiawan.  

Berikut sikap yang harus ditunjukkan ketika wawancara kerja menurut Bapak Budiawan yang memiliki kompetensi Business Process Reengineering, Forecasting, Planning & Production Control, Inventory Management, Quality Management, Supply chain management, New Model development, Human resources Management, dan Leadership Management:

  1. Etos Kerja yang baik
  2. Keterampilan berkomunikasi
  3. Sikap positif
  4. Manajemen Waktu
  5. Percaya diri
  6. Jujur

Selengkapnya mengenai membangun keterampilan, serta pengembangan diri untuk karir yang sukses bisa diunduh di sini dan dilihat di Career Grooming.

Saturday Lesson: Writing Effective CV & Interview Skill adalah bagian pertama dari Program Pendidikan dan Pelatihan 2017 yang diadakan oleh ITB Career Center. Program pelatihan ini akan dilanjutkan di bagian kedua, pada Sabtu, 18 November 2017 di ruang 9211 GKU Timur Institut Teknologi Bandung. Tema yang akan diangkat adalah mengenai Coaching for Performance and Leadership: Managing Yourself and Leading Others.

Pendaftaran pelatihan untuk sesi kedua bisa dilakukan di Pelatihan Sesi II.

(Shinta Wulan Anggraeni)



Komentar



Return to previous page Total view : 384
Frequently asked questions
Mengapa saya tidak bisa login?

Saya lupa username/password, Saya sudah menggunakan fitur "forgot password", mengapa saya masih gagal login juga?

Setelah registrasi saya telah melakukan verifikasi email tapi saya masih belum dapat melakukan login. Apa yang kurang?

More