Mengatasi Masalah Pribadi di Tempat Kerja

 

Sumber foto : https://bit.ly/2LhcCnB

Bandung, ITB Career Center - Masalah pribadi seperti masalah keluarga, situasi yang mengubah hidup, kesulitan emosional, penyakit, dan bahkan orientasi seksual seseorang dapat mempengaruhi pekerjaan dan karir. Dikutip dari Thebalancecareers.com oleh Dawn Rosenberg, sebaiknya kita berusahalah untuk memisahkan kehidupan pribadi dari kehidupan kerja. Sering kali permasalahan pribadi ini akan menganggu kita dalam berkarir. Berikut adalah beberapa masalah pribadi yang kerap memengaruhi pekerjaan dan karier.

Terlalu terbuka dengan rekan kantor

Lebih baik mencegah dari pada mengobati, hal ini adalah ungkapan yang sesuai dengan permasalah di kantor. Batasilah informasi kehidupan pribadi kita saat bercerita dengan rekan kantor sebelum informasi yang kita sebarkan dapat merugikan kita. Tidak semua informasi harus kita ceritakan. Hal ini akan membantu kita tetap profesional dalam bekerja di mata rekan kantor.

Mengelola Kemarahan dan rasa malu

Mengelola amarah dan rasa malu adalah salah satu permasalah pribadi yang hanya bisa diatasi oleh diri kita sendiri. Marah adalah hal yang pasti kita alami, kita pasti pernah marah saat bekerja karena menemukan permasalahan-permasalahan di kantor. Walaupun marah adalah hal yang wajar, kita harus mampu mengelola rasa marah tersebut dan harus dengan tepat mengekspresikannya. Beberapa orang bereaksi sangat cepat dan negatif saat marah. Padahal kita dapat mengelola amarah dan menyikapinya dengan cara yang tenang.

Selain marah, kita pun harus dapat mengatasi rasa malu di kantor. Rasa malu nyatanya dapat menghambat kemajuan karier. Ini dapat membuat kita tidak berani berbicara di tempat kerja, meminta kenaikan gaji, promosi, dan membangun jaringan. Untungnya, banyak orang dapat mengatasi rasa malu dan akhirnya memiliki karier yang sukses.

Mengalahkan Job Burnout

Job burnout adalah istilah yang digunakan saat kondisi fisik, emosi, dan mental kita drop karena kelelahan bekerja. Kelelahan pekerjaan dapat terjadi akibat bekerja terlalu keras karena kita khawatir akan kehilangan pekerjaan. Job burnout dapat membuat kita menjadi kurang termotivasi tentang pekerjaan, hal ini tentu harus dapat kita atasi sebelum mempengaruhi kinerja kita di kantor. Kita dapat beristirahat sejenak untuk menjernikan pikiran, kemudian bangun kembali motivasi bekerja.

 

Beberapa masalah pribadi yang muncul di kantor harus dapat kita atasi dengan baik sebelum dapat berkembang lebih parah. Beberapa hal di atas dapat kita antisipasi, jika sudah terjadi kita dapat berusaha untuk menyelesaikan masalah tersebut, agar tidak menjadi lebih buruk. (Mar)

 



Komentar



Frequently asked questions
Mengapa saya tidak bisa login?

Saya lupa username/password, Saya sudah menggunakan fitur "forgot password", mengapa saya masih gagal login juga?

Setelah registrasi saya telah melakukan verifikasi email tapi saya masih belum dapat melakukan login. Apa yang kurang?

More