Tetap Persiapkan Diri Untuk Wawancara Formal

Sumber foto : https://glints.com/id/lowongan/wp-content/uploads/2018/02/Terbukalah-mengenai-apa-yang-terjadi-dan-katakan-yang-sejujurnya-pertanyaan-interview.jpg

 

Bandung, ITB Career Center – Wawancara informal merupakan salah satu wawancara yang dipilih perusahaan untuk memilih karyawannya. Wawancara informal diadakan dalam suasana santai, wawancara informal memungkinkan calon atasan untuk mengamati tipe kepribadian dan gaya komunikasi kita tanpa formalitas lingkungan kantor.

Wawancara informal adalah wawancara yang dilakukan di luar kantor dengan suasana santai, seperti saat makan siang. Wawancara informal tidak disusun seperti wawancara biasa, tetapi tetap memiliki tujuan yang sama yaitu untuk menentukan apakah seorang kandidat akan cocok untuk sebuah perusahaan atau tidak.

Meskipun bersifat informal, wawancara ini harus tetap kita persiapkan dengan matang sama seperti wawancara biasa. Dikutip dari Indeed.com, ada beberapa hal yang dapat kita persiapkan untuk menghadapi wawancara informal:

Mencari informasi perusahaan

Kita dapat elakukan penelitian mendalam tentang organisasi, produk atau layanan hingga pencapaian perusahaan selama ini, sebelum melakukan wawancara. Identifikasi siapa pesaing utamanya perusahaan yang akan kita lamar. Jangan lupa untuk cek blog perusahaan dan situs media sosial. Untuk mencari informasi lain mengenai budaya perusahaan, kita dapat mempelajari LinkedIn dan melihat orang-orang yang terhubung di sana. Mengetahui budaya perusahaan sangat penting pada wawancara nonformal. Dengan mengetahui budaya perusahaan, kita akan tahu bagaimana menempatkan diri saat wawancara santai atau sekedar berbicang santai saat wawancara.

Analisis pekerjaan

Saat wawancara, biasanya kita akan posisi tertentu, terutama posisi pekerjaan yang kita lamar. Maka, luangkan waktu untuk menganalisis uraian pekerjaan dan pertimbangkan apa yang dicari perusahaan dalam diri seorang kandidat. Buatlah daftar keterampilan, pengetahuan, dan kualitas utama yang diperlukan untuk posisi tersebut.

Sesuaikan dengan kualifikasi

Setelah kita mengidentifikasi keterampilan yang diperlukan untuk posisi yang kita lamar, pastikan nilai kualifikasi kita pun sesuai dengan keterampilan yang dicari. Buat daftar keterampilan sertifikasi, kemampuan, pengetahuan, dan Pendidikan yang sesuai kualifikasi. Sampaikan hal tersebut dalam wawancara informal. Sertakan contoh spesifik pula saat kita menjabarkan kualifikasi tersebut.

Persiapkan tujuan karir

Bersiaplah untuk membahas tujuan jangka panjang dan pendek yang kita miliki dan ingin kita capai untuk karir kita. Hal ini mungkin akan mejadi pertimbangan perusahaan, apakah tujuan kita sejalan dengan keadaan perusahaan atau tidak. Hal ini pun memastikan kita dapat bertahan lama di perusahaan, atau tidak. Jika tujuan karir tidak sesuai dengan perusahaan, bisa dipastikan kita nantinya akan mencari perusahaan lain yang sesuai.

 

Wawancara secara formal tetap terasa menegangkan bagi sebagian orang. Untuk itu persiapan yang matang akan membuat kita lebih santai dalam melakukan wawancara. Beberapa tips di atas dapat kita ikuti untuk mulai mempersiapkan wawancara formal. (Mar)

 



Komentar



Frequently asked questions
Mengapa saya tidak bisa login?

Saya lupa username/password, Saya sudah menggunakan fitur "forgot password", mengapa saya masih gagal login juga?

Setelah registrasi saya telah melakukan verifikasi email tapi saya masih belum dapat melakukan login. Apa yang kurang?

More