Cara Menyesuaikan Anggaran Bisnis Pasca Pandemi Coronavirus

Sumber foto : https://www.akseleran.co.id/blog/wp-content/uploads/2020/01/Manajemen-Keuangan.jpg

Bandung, ITB Career Center - Perencanaan anggaran untuk suatu perusahaan adalah hal yang penting demi keberlangsungan bisnis. Dengan adanya Panemi Coronavirus, banyak bisnis yang harus merubah perencanaan keuangan untuk menyesesuaikan dengan kondisi. Modifikasi anggaran untuk bisnis ini sangat penting. Hal ini dilakukan agar bisnis tetap bisa berjalan.

Selama pandemi, banyak bisnis yang harus berhenti beroperasi, hal ini mengakibatkan penurunan keuntungan, bahkan banyak bisnis yang akhirnya gulung tikar. Agar keuangan bisnis tetap terjaga, kita perlu menyesuaikan anggaran dengan masa new normal. Dikutip dari Forbes.com, berikut adalah beberapa tips yang dapat kita gunakan untuk mengembalikan stabilitas anggaran bisnis setelah coronavirus.

Pelajari sistem anggaran baru

Penghasilan kita mungkin mengalami perubahan selama beberapa bulan terakhir. Karena arus kas bisnis berbeda dari yang sebelumnya, hal pertama yang kita lakukan adalah mengerjakan ulang anggaran bisnis dan melakukan beberapa penyesuaian berdasarkan pengalaman beberapa bulan terakhir. Jika kita mengalami penurunan pendapatan selama pandemi coronavirus, kita harus catat dan pelajari ulang sistem keuangan. Kita dapat menbuat sistem anggaran baru yang dapat bertahan mengahadapi pandemi. Kita mungkin perlu melakukan pengorbanan, seperti memotong biaya yang tidak perlu untuk mengurangi pengeluaran.

Konsultasi dengan pakar keuangan

Untuk mendapatkan sistem keuangan baru, kita dapat mempelajarinya melalui berbagai aplikasi keuangan atau berdiskusi dengan para ahli. Kita pun dapat mengunakan jasa konsultan keuangan untuk membantu kita menentukan sistem keuangan yang baru. Kita dapat meminta bantuan untuk menentukan sistem keuangan berdasarkan data dan laporan keuangan masa lalu. Sebelum menerapkan sistem anggaran, kita dapat uji coba dengan memperkirakan laporan laba rugi, neraca, dan arus kas.

Evaluasi kembali dana darurat

Apakah bisnis kita memiliki dana darurat atau cadangan tunai? Menurut sebuah penelitian, hanya 60% orang memiliki dana di bank untuk biaya darurat. Dana itu diperlukan untuk bisnis saat menghadapi situasi seperti Pandemi Corona ini. Apalagi kita tidak pernah tahu situasi darurat apa yang mungkin dihadapi oleh bisnis kita. Jika memiliki dana darurat, maka kita artinya sudah memiliki persiapan yang baik. Kerugian yang dialamin tidak akan terlalu berat untuk dihadapi. Jika belum memiliki dana darurat, luangkan waktu untuk membuat atau membangun kembali dana darurat bisnis.

Prioritaskan lunasi hutang

Sejumlah opsi pinjaman uang dibuat untuk membantu bisnis berjuang selama coronavirus. Jika kita harus mengambil beberapa jenis pinjaman uang selama krisis, maka kita harus prioritaskan untuk mengembalikannya setelah bisnis mulai berjalan kembali. Untuk menghindari terjebak dalam hutang, beri ruang dalam anggaran selanjutnya untuk membayar pinjaman tersebut.

 

Beberapa hal di atas dapat membuat bisnis kembali ke jalurnya secara finansial dan membantu kita dalam keuangan bisnis. Hal ini pun dapat membantu kita mengubah rencana anggaran setelah coronavirus dan mempersiapkan diri dengan lebih baik untuk potensi keadaan darurat di masa depan. (Mar)



Komentar



Frequently asked questions
Mengapa saya tidak bisa login?

Saya lupa username/password, Saya sudah menggunakan fitur "forgot password", mengapa saya masih gagal login juga?

Setelah registrasi saya telah melakukan verifikasi email tapi saya masih belum dapat melakukan login. Apa yang kurang?

More